FAKTIVA.TV – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menargetkan pembangunan Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan, dapat diselesaikan dalam kurun waktu sekitar satu tahun. Proyek tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada tahun ini.
“Perkiraannya hingga akhir tahun. Saat ini masih dalam tahap perencanaan, termasuk melihat kemungkinan keterlibatan sektor swasta,” ujar Fadli saat sesi temu media di Jakarta, Senin.
Fadli menjelaskan, rencana pembangunan Rumah Budaya Indonesia itu telah disampaikan kepada para keturunan Syaikh Yusuf Al-Makassari serta diaspora Indonesia yang bermukim di Afrika Selatan. Kehadiran fasilitas budaya ini diharapkan menjadi wadah penguatan hubungan historis dan kultural kedua negara.
Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi, yang berlokasi tidak jauh dari kompleks Makam Syaikh Yusuf Al-Makassari di kawasan Macassar, Cape Town.
Saat berkunjung ke makam tokoh tersebut pada Jumat (31/10), Fadli menegaskan bahwa Syaikh Yusuf Al-Makassari memiliki peran penting sebagai penghubung peradaban antara Nusantara dan Afrika Selatan. Menurutnya, rumah budaya ini akan menjadi penanda persahabatan yang telah terjalin sejak ratusan tahun lalu.
“Syaikh Yusuf Al-Makassari adalah jembatan peradaban antara Indonesia dan Afrika Selatan. Rumah Budaya Indonesia ini akan menjadi simbol persahabatan abadi kedua bangsa,” kata Fadli.
Melalui pembangunan Rumah Budaya Indonesia, Kementerian Kebudayaan berupaya memperkuat ikatan sejarah sekaligus mendorong kerja sama budaya lintas negara. Berdasarkan siaran pers kementerian, fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat aktivitas seni dan budaya, ruang interaksi antar-komunitas, serta sarana pertukaran budaya dan riset sejarah. Nilai-nilai spiritualitas dan toleransi juga akan menjadi ruh utama dari keberadaan rumah budaya tersebut.
Syaikh Yusuf Al-Makassari, yang juga dikenal dengan nama Abadin Tadia Tjoessoep, merupakan keponakan Sultan Alauddin, Raja Gowa pertama yang memeluk Islam. Karena perjuangannya melawan penjajahan, Syaikh Yusuf harus menjalani pengasingan ke berbagai wilayah, mulai dari Batavia hingga Tanjung Harapan di Afrika Selatan.
Di Afrika Selatan, Syaikh Yusuf berperan besar dalam membentuk komunitas muslim pertama. Ajaran Islam yang disebarkannya berkembang pesat, hingga menjadikan dirinya dikenal sebagai Bapak Islam di Afrika Selatan.

