faktiva.tv
  • Event
    • Komunitas
    • Hiburan
    • Sosial
  • Hobby
    • Entertainment
    • Musik
    • Sports
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Program
  • Login
No Result
View All Result
  • Event
    • Komunitas
    • Hiburan
    • Sosial
  • Hobby
    • Entertainment
    • Musik
    • Sports
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Program
No Result
View All Result
faktiva.tv
  • Event
  • Hobby
  • News
  • Program

Banjir Lumpuhkan Jalur Kereta, Warga Semarang Terpaksa Izin Kerja Usai Kepulangan Tertunda

Dibuat oleh FAKTIVA.TV

kontributor faktiva by kontributor faktiva
January 19, 2026
in Nasional, News
0
Frrgvrgf

Jalur kereta api di wilayah kerja PT KAI Daop 4 Semarang, Minggu (18/1/2026) pagi.(Dok. PT KAI Daop 7)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Semarang, FAKTIVA.TV – Perjalanan pulang ke Semarang berubah menjadi mimpi buruk bagi Fahbian setelah kereta api rute Bekasi–Semarang yang dijadwalkan berangkat Senin (19/1/2026) pukul 00.30 WIB mendadak dibatalkan akibat banjir yang merendam sejumlah lintasan. Kondisi tersebut memaksanya mengajukan izin kerja karena tak bisa kembali ke kota asal sesuai rencana.

Fahbian sebelumnya memanfaatkan libur panjang sejak Jumat (16/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026) untuk berkunjung ke wilayah Jabodetabek dan bertemu kekasihnya. Namun, menjelang kepulangan, kekhawatiran mulai muncul seiring tingginya curah hujan yang belum mereda dan kabar banjir di sejumlah jalur kereta api.

“Ramai diberitakan banyak kereta dibatalkan karena jalurnya terendam banjir. Saya sempat khawatir apakah kereta saya ikut terdampak,” ujar Fahbian saat dihubungi pada Minggu (18/1/2026).

Ia mengaku telah memeriksa status tiket pada Sabtu (17/1/2026) malam dan mendapati perjalanannya masih tercatat aktif. Namun, kepanikan muncul keesokan paginya setelah mengetahui seluruh perjalanan kereta tersebut dibatalkan secara tiba-tiba, sementara ia dijadwalkan kembali bekerja pada Senin siang.

“Panik, karena Senin saya sudah harus masuk kerja,” katanya.

Akibat pembatalan itu, Fahbian segera mencari alternatif transportasi lain. Ia akhirnya mendapatkan tiket bus menuju Semarang dengan harga Rp240.000, meski jadwal keberangkatan baru tersedia pada Senin pukul 08.00 WIB. Kondisi tersebut membuatnya tak memiliki pilihan selain mengajukan izin kepada atasannya.

“Sudah saya kabari atasan. Besok izin karena belum bisa pulang,” tambahnya.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan total 38 perjalanan kereta api pada Minggu (18/1/2026) imbas banjir yang melanda wilayah kerja Daop 4 Semarang dan Daop Jakarta. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa keselamatan perjalanan dan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama. Dengan bertambahnya titik banjir serta potensi keterlambatan yang tinggi, KAI melakukan rekayasa pola operasi, mulai dari pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan guna menghindari risiko keselamatan,” ujar Anne dalam keterangan resmi.

Banjir di kawasan Jakarta dan Semarang menyebabkan genangan di lintasan rel, sehingga sebagian jalur belum dapat dilalui secara aman. KAI pun terus melakukan pemantauan intensif dan pemeriksaan teknis menyeluruh sebelum kembali mengoperasikan perjalanan.

Berdasarkan evaluasi operasional terkini, 38 perjalanan kereta api dibatalkan karena tingkat keterlambatan yang sangat tinggi dan kondisi lintasan yang belum memungkinkan untuk dilewati secara aman. Sejumlah kereta yang terdampak antara lain KA Argo Bromo Anggrek, Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Anjasmoro, Blambangan Ekspres, Brantas, Menoreh, Tawang Jaya Premium, Kamandaka, Kaligung, Ambarawa Ekspres, Matarmaja, Tegal Bahari, Parahyangan, Taksaka, Papandayan, Purwojaya, Ciremai, hingga KA Sembrani Tambahan dengan berbagai relasi.

KAI mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait perjalanan kereta api dan menyesuaikan rencana perjalanan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Previous Post

Menbud Fadli Zon Dorong Revitalisasi Museum Pasir Angin, Dekatkan Sejarah ke Generasi Muda

Next Post

Pengakuan Tak Terduga Kiky Saputri: Nyaris Jadi Menantu Roy Marten Gegara Aplikasi Kencan

kontributor faktiva

kontributor faktiva

Next Post
Rghrhgr

Pengakuan Tak Terduga Kiky Saputri: Nyaris Jadi Menantu Roy Marten Gegara Aplikasi Kencan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Browse by Category

  • Apps
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Event
  • Gadget
  • Hiburan
  • Hobby
  • Internasional
  • Komunitas
  • Mobile
  • Musik
  • Nasional
  • News
  • Politics
  • Politik
  • Program
  • Review
  • Science
  • Sosial
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Uncategorized
  • World
  • Tentang
  • Cara Kirim Artikel
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Faktiva - Supported By Sultan.

No Result
View All Result
  • Event
    • Komunitas
    • Hiburan
    • Sosial
  • Hobby
    • Entertainment
    • Musik
    • Sports
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Program

© 2025 Faktiva - Supported By Sultan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Social Chat is free, download and try it now here!