faktiva.tv
  • Event
    • Komunitas
    • Hiburan
    • Sosial
  • Hobby
    • Entertainment
    • Musik
    • Sports
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Program
  • Login
No Result
View All Result
  • Event
    • Komunitas
    • Hiburan
    • Sosial
  • Hobby
    • Entertainment
    • Musik
    • Sports
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Program
No Result
View All Result
faktiva.tv
  • Event
  • Hobby
  • News
  • Program

Gelembung AI Mengembang: Silicon Valley Khawatir Sejarah Dot-Com Terulang

Dibuat oleh FAKTIVA.TV

kontributor faktiva by kontributor faktiva
October 11, 2025
in Internasional, News
0
Hbtjht

ChatGPT jadi alat AI paling populer tahun 2024.(Unsplash/Solen Feyissa)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

FAKTIVA.TV — Euforia terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) kini mulai menimbulkan kekhawatiran baru di jantung industri teknologi dunia, Silicon Valley. Nilai perusahaan-perusahaan AI yang melonjak tajam dalam waktu singkat memicu peringatan akan potensi pecahnya “bubble AI” — sebuah situasi di mana ekspektasi pasar melampaui kenyataan ekonomi yang mendasarinya.

Dalam acara OpenAI DevDay pekan ini, CEO OpenAI Sam Altman — perusahaan di balik teknologi ChatGPT — secara terbuka mengakui bahwa sektor AI mulai menunjukkan tanda-tanda gelembung ekonomi.

“Saya tahu banyak yang tergoda untuk menulis kisah tentang gelembung itu. Memang ada banyak bagian dari AI yang terasa seperti gelembung saat ini,” ujar Altman, dikutip dari BBC, Sabtu (11/10/2025).

Altman menilai, derasnya arus investasi justru bisa membuat banyak investor mengambil keputusan keliru dengan menanamkan dana besar pada startup yang belum memiliki fondasi bisnis jelas.

“Ada sesuatu yang nyata di sini, tapi sebagian orang berinvestasi pada hal yang konyol,” tambahnya.

Ledakan Investasi dan Kekhawatiran Ekonomi

Data pasar menunjukkan, perusahaan terkait AI menyumbang sekitar 80 persen dari lonjakan nilai saham Amerika Serikat tahun ini. Menurut lembaga riset Gartner, total belanja global untuk pengembangan AI diperkirakan mencapai 1,5 triliun dolar AS (sekitar Rp 24.000 triliun) sebelum akhir 2025 — angka yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun, di balik pertumbuhan fantastis itu, para pakar mulai memperingatkan adanya risiko besar.
Pakar AI sekaligus akademisi Jerry Kaplan menyebut fenomena ini mirip dengan gelembung dot-com pada akhir 1990-an — masa ketika industri internet tumbuh pesat sebelum akhirnya runtuh pada tahun 2000.

“Saya sudah melewati empat gelembung ekonomi sepanjang hidup saya. Tapi yang ini lebih berbahaya, karena jumlah uang yang terlibat jauh lebih besar dibanding era dot-com,” ungkap Kaplan dalam diskusi di Computer History Museum.

Tanda-Tanda Bahaya Mulai Terlihat

Kaplan menyebut beberapa sinyal klasik gelembung sudah mulai tampak:

  • Banyak perusahaan AI mengumumkan proyek ambisius tanpa dukungan dana yang memadai.
  • Investor ritel berbondong-bondong menanam modal tanpa analisis mendalam.
  • Pembangunan pusat data (data center) besar di wilayah terpencil berlangsung masif demi memenuhi kebutuhan komputasi AI.

Namun, di balik gegap gempita itu, muncul ancaman lain: dampak ekologis.

“Kita sedang menciptakan bencana ekologis buatan manusia. Data center raksasa di gurun itu suatu hari akan berkarat dan mencemari lingkungan,” tegas Kaplan.

Previous Post

Razia Dini Hari, Rutan Kudus Pastikan Nol Narkoba dan Handphone Terlarang

Next Post

Setahun Program Makan Bergizi: Antara Gizi Anak Sekolah dan Nasib Pedagang Kantin

kontributor faktiva

kontributor faktiva

Next Post
Dwsfw

Setahun Program Makan Bergizi: Antara Gizi Anak Sekolah dan Nasib Pedagang Kantin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Browse by Category

  • Apps
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Event
  • Gadget
  • Hiburan
  • Hobby
  • Internasional
  • Komunitas
  • Mobile
  • Musik
  • Nasional
  • News
  • Politics
  • Politik
  • Program
  • Review
  • Science
  • Sosial
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Uncategorized
  • World
  • Tentang
  • Cara Kirim Artikel
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber

© 2025 Faktiva - Supported By Sultan.

No Result
View All Result
  • Event
    • Komunitas
    • Hiburan
    • Sosial
  • Hobby
    • Entertainment
    • Musik
    • Sports
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Program

© 2025 Faktiva - Supported By Sultan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Social Chat is free, download and try it now here!